Senin, 09 September 2019

Rujak cingur Surabaya

RUJAK CINGUR


rujak cingur
gambar rujak cingur
Rujak cingur adalah salah satu makanan tradisional yang mudah ditemukan di daerah Jawa Timur, terutama daerah asalnya Surabaya. Dalam bahasa Jawa kata cingur berarti "mulut", hal ini merujuk pada bahan irisan mulut atau moncong sapi yang direbus dan dicampurkan ke dalam hidangan. Rujak cingur biasanya terdiri dari irisan beberapa jenis buah seperti timun, kerahi (krai, yaitu sejenis timun khas Jawa Timur), bengkuang, mangga muda, nanas, kedondong, kemudian ditambah lontong, tahu, tempe, bendoyo, cingur, serta sayuran seperti kecambah/taoge, kangkung, dan kacang panjang. Semua bahan tadi dicampur dengan saus atau bumbu yang terbuat dari olahan petis udang, air matang untuk sedikit mengencerkan, gula/gula merah, cabai, kacang tanah yang digoreng, bawang goreng, garam, dan irisan tipis pisang biji hijau yang masih muda (pisang klutuk). Semua saus/bumbu dicampur dengan cara diulek, itu sebabnya rujak cingur juga sering disebut rujak ulek.

Dalam penyajiannya rujak cingur dibedakan menjadi dua macam, yaitu penyajian 'biasa' dan 'matengan' (menyebut huruf e dalam kata matengan seperti menyebut huruf e dalam kata: seperti/menyebut/bendoyo). Penyajian 'biasa' atau umumnya, berupa semua bahan yang telah disebutkan di atas, sedangkan 'matengan' (matang, Jawa) hanya terdiri dari bahan-bahan matang saja; lontong, tahu goreng, tempe goreng, bendoyo (kerahi yang digodok) dan sayur (kangkung, kacang panjang, taoge) yang telah digodok. Tanpa ada bahan 'mentah'nya yaitu buah-buahan, karena pada dasarnya ada orang yang tidak menyukai buah-buahan. Keduanya memakai saus/bumbu yang sama.

Makanan ini disebut rujak cingur karena bumbu olahan yang digunakan adalah petis udang dan irisan cingur. Hal ini yang membedakan dengan makanan rujak pada umumnya yang biasanya tanpa menggunakan bahan cingur tersebut. Rujak cingur biasa disajikan dengan tambahan kerupuk, dan dengan alas pincuk (daun pisang) atau piring.

Berikut cara membuat rujak cingur :

1.Bahan-bahan
Cingur - 250 gram
Tauge - 50 gram
Kangkung - 2 ikat
Mentimun - 1 buah
Bengkuang - 1 buah
Tempe - 1/2 papan
Tahu - 2 buah

2.Bumbu Rujak:
Cabai rawit (optional) - 8 buah
Kacang tanah goreng - 3 sdm
Petis udang - 2 sdm
Bawang putih goreng - 2 siung
Air asam jawa - 4 sdm
Gula merah, iris - 2 sdm
Garam - 1/4 sdt
Pisang klutuk / batu, parut kasar - 2 buah
Air matang - secukupnya

3.Pelengkap:
Lontong - secukupnya
Kerupuk - secukupnya
Bawang putih goreng - secukupnya

4.Cara Membuat Cingur
Rebus cingur sampai empuk, tiriskan, kemudian potong-potong.
Petik-petik daun kangkung lalu rebus sampai matang.
Rendam tauge dengan air panas, tiriskan.
Potong tipis mentimun dan bengkuang, sisihkan.
Goreng tempe dan tahu sampai matang, kemudian potong-potong.
Cara Membuat Bumbu Rujak
Haluskan cabai rawit, kacang tanah, bawang putih, gula merah, garam, dan pisang klutuk.
Tambahkan petis udang, air asam jawa dan air secukupnya, aduk rata.
Tata sayuran, cingur, tahu dan tempe goreng di piring
Siram dengan bumbu rujak.
Sajikan dengan lontong, kerupuk serta bawang putih goreng.

Berikut review video cara membuat rujak cingur :




5 komentar: